MIKROORGANISME YANG PERLU DIWASPADAIPADA PERALATAN MAKAN DI SEKOLAH
Kuman dapat menyebar melalui tangan, makanan, air, permukaan, dan peralatan makan yang digunakan berulang kali.
NOROVIRUS
(Prioritas Utama)
Merupakan salah satu penyebab
utama gastroenteritis akut dan
diare yang menyerang banyak
siswa di sekolah. Sangat mudah
menular dan dapat menyebar
dengan cepat.
RISIKO
Mual, muntah, diare, kram perut,dan dehidrasi.
ESCHERICHIA COLI
(E. COLI)
Bakteri indikator yang menandakan kebersihan peralatan makan kurang
baik atau adanya kemungkinan kontaminasi fekal.
RISIKO
Diare, infeksi saluran kemih,dan gangguan pencernaan.
SALMONELLA
Salah satu penyebab paling umum keracunan makanan. Dapat menyebabkan demam, sakit perut,
diare, dan muntah.
RISIKO
Diare, demam, muntah,dan dehidrasi.
STAPHYLOCCCCUSAUREUS
Bakteri yang sering ditemukanpada kulit dan hidung manusia,dapat mencemari makananmelalui penanganan yangtidak higienis.
RISIKO
Keracunan makanan, mual,muntah, dan kram perut.
HELICOBACTERPYLORI
(H. PYLORI)
Bakteri yang sering terdapat pada kulit dan hidung manusia. Dapat mencemari makanan jika kebersihan tangan dan cara penanganan makanan tidak dijaga.
RISIKO
Gastritis, tukak lambung.dan gangguan pencernaan.
POLIOVIRUSTIPE 1
(POLIOVIRUSTYPE 1)
Virus yang dapat menginfeksi saluran pencernaan dan sistem saraf. Digunakan sebagai virus uji dalam pengujian efektivitas disinfeksi.
RISIKO
Menunjukkan kemampuan disinfeksiterhadap virus non-enveloped.
Disinfeksi suhu tinggi secara rutin membantu membunuh mikroorganisme berbahaya secara efektif serta mengurangi risiko kontaminasi silang.
SCHOOL HYGIENE SOLUTION
Makanan Aman dan Higienis Setiap Hari
Penggunaan alat disinfeksi setiap hari di sekolah membantu mengurangi risiko kontaminasi silang serta memastikan
setiap siswa menikmati makanan yang aman dan sehat.
RISIKO PENYEBARAN MIKROORGANISME
Banyak siswa makan bersama dalam waktu yang sama.
Kontak antarsiswa, percikan air liur, dan penggunaan
peralatan makan secara bergantian dapat meningkatkan
risiko penyebaran mikroorganisme.
RISIKO PENYEBARAN MIKROORGANISME
Banyak siswa makan bersama dalam waktu yang sama.
Kontak antarsiswa, percikan air liur, dan penggunaan
peralatan makan secara bergantian dapat meningkatkan
risiko penyebaran mikroorganisme.
RISIKO PENYEBARAN MIKROORGANISME
Banyak siswa makan bersama dalam waktu yang sama.
Kontak antarsiswa, percikan air liur, dan penggunaan
peralatan makan secara bergantian dapat meningkatkan
risiko penyebaran mikroorganisme.
Berbagai tahapan dalam penggunaan peralatan makan di sekolah berpotensi menimbulkan kontaminasi silang. Disinfeksi suhu tinggi secara rutin membantu mengurangi mikroorganisme berbahaya dan menjaga keamanan peralatan makan setiap hari.
